Islam dan Visi Perubahan

Secara fitrah, manusia amat wajar mendambakan perubahan ke arah yang lebih baik dalam segala aspeknya. Mulai dari sisi spiritual, intelektual, emosional, hingga finansial, sosial dan lain sebagainya.

Islam agama yang sesuai fitrah manusia. Karena ajaran, tuntunan, adab, syariatnya berpotensi akan mengubah keadaan manusia menjadi lebih baik dan membawa kemaslahatan. Atau paling tidak, mencegah manusia dari keburukan dan kejahatan serta terhindar dari siksa baik itu di dunia maupun di akhirat.

Nabi Saw sendiri menyatakan bahwa kehadiran beliau sebagai utusan Allah ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Beliau memiliki visi perubahan bagi umat manusia.

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak” (HR. Ahmad).

Al Qur’an pun demikian diturunkan memiliki tujuan untuk membawa perubahan bagi umat manusia agar keluar dari aneka kegelapan menuju cahaya.

الٓرۚ كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ لِتُخۡرِجَ ٱلنَّاسَ مِنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ بِإِذۡنِ رَبِّهِمۡ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَمِيدِ

Alif Lam Ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji. (QS. Ibrahim: 1).

Visi Pendidikan Islam Ialah Jadi Teladan Umat Manusia

Bahkan umat Islam disebut oleh Al Qur’an sebagai umatan washatan. Umat yang terbaik umat pilihan, umat yang bersikap adil, yang selalu berada di tengah agar menjadi contoh bagi umat manusia lainnya. Sehingga keberadaan umat Islam ini memberi warna perubahan bagi umat lainnya.

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَٰكُمۡ أُمَّةٗ وَسَطٗا لِّتَكُونُواْ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيۡكُمۡ شَهِيدٗاۗ

Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) ”umat pertengahan” agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. (QS. Al-Baqarah: 143).

Namun sebelumnya untuk bisa menjadi contoh bagi seluruh umat manusia, umat Islam perlu meneladani Nabi Saw.

لَّقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِي رَسُولِ ٱللَّهِ أُسۡوَةٌ حَسَنَةٞ لِّمَن كَانَ يَرۡجُواْ ٱللَّهَ وَٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأٓخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرٗا

Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah. (QS. Al-Ahzab: 21).

Karena untuk layak menjadi contoh di tengah masyarakat dunia, umat Islam perlu standar terbaik dari manusia terbaik yang berakhlak mulia dan berbudi luhur.

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٖ

Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur. (QS. Al-Qalam: 4).

Siapapun yang berperan dalam dunia pendidikan Islam, mesti memiliki visi untuk mengantar manusia keluar dari kegelapan menuju cahaya. Dengan cara selalu mau berbenah, mengoreksi diri, beradaptasi dengan perubahan zaman serta berupaya meneladani Nabi secara cerdas. Karena perubahan yang didambakan hanya akan terwujud jika kita ikhlas berubah tentu dengan ilmu dan hidayah serta taufik dari-Nya.

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنفُسِهِمۡۗ

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. (QS. Ar-Ra’d: 11).

Saepuloh
Pemerhati Pendidikan Islam

Leave A Reply

Your email address will not be published.