Ramadhan, Momentum Menjadi Pribadi Unggul

Ramadhan mendidik kita menjadi pribadi yang unggul. Di bulan tarbiyyah ini kita mendisiplinkan diri melaksanakan ibadah shaum, shalat tarawih, tadarrus qur’an, sedekah. Semua dilakukan untuk menjadi pribadi yang shaleh secara individu dan sosial.

Ramadhan bisa kita jadikan sebagai momentum peningkatan kualitas diri.

Pertama, kontrol diri. Ibadah shaum tidak sekedar menahan lapar dan dahaga. Lebih dalam lagi, menahan diri dari perbuatan yang menjerumuskan kepada kebinasaan.

Dalam keseharian kita tergoda untuk memperturutkan hawa nafsu, merugikan orang lain. Ramadhan menghadirkan suasana ibadah yang tidak ditemukan di bulan lainnya. Kita lebih mudah mengontrol diri. 

Kedua, disiplin dalam kebaikan. Sepanjang Ramadhan kita lebih mudah istikamah menjalankan ibadah secara berjamaah. Satu bulan penuh terkondisikan membentuk kebiasaan positif, bekal 11 bulan ke depan.

Saat ini banyak masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Krisis kesehatan menjadi krisis keuangan, berlanjut ke krisis ekonomi. Tidak sedikit yang kehilangan pekerjaan, terpaksa dirumahkan. Terlebih lagi masyarakat yang bersandar dari penghasilan harian.

Ramadhan momentum yang tepat meningkatkan keshalehan sosial. Aktivitas zakat, infak, sedekah dan wakaf perlu terus dikembangkan.

Ketiga, mempererat kebersamaan. Allah menjadikan manusia berbeda suku, bahasa, budaya dan agama untuk saling mengenal. Inilah perbedaan yang berarti rahmat.

Bagaikan sebuah keluarga, dengan anak-anak yang berbeda hobi dan karakter. Mereka bisa tumbuh berkembang saling melengkapi, memahami satu sama lain. Semangat kebersamaan menumbuhkan persatuan di dalam keluarga.

Semoga Ramadhan ini menjadi momentum kita meningkatkan kualitas diri, menjadi pribadi yang unggul.

(Asep Irmansyah, S.Th.I., Pengajar MTs Persis 192 Pasirsalam Banyuresmi Garut & SMPN 4 Bayongbong Garut)

Leave A Reply

Your email address will not be published.